Jangan Lupa Bahagia

Jangan Lupa Bahagia!!

Jangan Lupa Bahagia (IG @dagelantruk)

Frase pendek ini mulai disertakan dalam beragam hal yang dilakukan oleh Badan Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (BSI UII( sekitar bulan Agustus 2016. Setelah proses renovasi ruang sekretariat BSI UII selesai, setiap staf ITSupport mendapatkan papan nama, dan di sebalik papan nama tersebut dituliskan frase Jangan lupa bahagia.

Frase ini merupakan kalimat pendek yang mengingatkan positive attitude yang harus dimiliki dan diresapi maknanya oleh setiap anggota keluarga BSI UII. Perilaku positif adalah perilaku yang sangat ditekankan dalam keseharian seorang muslim. Ada sangat banyak sekali ayat dalam Alquran yang memberikan motivasi bagi kaum beriman untuk senantiasa melihat segala sesuatu dari perspektif positif.

Pada saat Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam kehilangan putra, ayat yang kemudian turun adalah surat Al Kautsar. Yang esensinya adalah, bagaimana Allah SWT telah memberikan (a’tho) kenikmatan yang sangat banyak sekali (kautsar), meski saat itu Nabi SAW sedang bersedih karena kehilangan putra. Dalam kondisi kesulitan, Allah SWT mengubah perspektif orang beriman, agar senantiasa melihat sisi positif ketimbang sisi negatif. Kehilangan anak tentu saja sangat menyedihkan, akan tetapi di titik kesedihan yang mendalam tadi, sebenarnya, ada hal positif yang lebih banyak kita dapatkan. Perspektif ini membantu mempermudah kita bouncing back ke arah yang lebih baik.

Nabi SAW mengajarkan, bahkan dalam kondisi kesulitan, yang wajib terucap dari setiap muslim adalah “Alhamdulillahi ‘alaa kulli haal”,  Segala puji bagi Allah atas segala sesuatu yang menimpa kita. Dalam kisah yang lain, di dalam Alquran, positive attitude juga diajarkan kepada kita dalam surat Ibrahim ayat 7:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ – 14:7

Ayat ini turun sebagai lanjutan dari kisah yang berkenaan dengan Bani Israil ketika diuji oleh Allah SWT dengan keberadaan Firaun yang memerintahkan pembunuhan terhadap semua bayi lelaki dari kalangan Bani Israil. Pembunuhan terhadap bayi adalah sesuatu yang sangat sulit difahami oleh manusia normal. It is impossible for a normal human being to receive news of baby slaughtering and they are okay for that.

Allah SWT memberikan perspektif positive attitude dengan mengingatkan kepada Bani Israil, bahwa meski mereka menghadapi musibah yang sangat besar, mereka diminta mengingat bahwa kenikmatan yang telah diberikan Allah SWT sangat jauh lebih besar ketimbang musibah yang mereka hadapi. Sehingga, di surat Ibrahim ayat 7, Allah SWT menyampaikan bahwa kita diminta untuk mengingat kenikmatan yang kita miliki dengan cara menambah rasa syukur. Secara tidak langsung, di sini juga disampaikan bahwa kesyukuran tidak dapat dilakukan secara sempurna tanpa memahami kesabaran, atau sebaliknya, kesabaran atas musibah tidak bisa dijalani dengan sempurna sebelum kita memahami bahwa kita harus bersyukur atas banyak hal.

Maka di sini, BSI UII memiliki motto layaknya tulisan di belakang bak Truk, Jangan Lupa Bahagia!, untuk senantiasa mengingatkan kepada setiap kita, bahwa setiap diri kita di BSI harus terus menerus bersyukur, memiliki positive attitude yang membersamai langkah kita sehari-harinya, meski ada tangisan, kelelahan, pertengkaran, yang itu semua tidak lah sebanding dengan beragam kebaikan yang kita temukan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *